Tips sukses zaman now

Didalam hidup kita sudah sering mengenal kata “Karma” sebagai hukum sebab akibat terhadap suatu perbuatan.Namun isitilah tersebut hanya sering kita gunakan untuk suatu hal yang negatif,ditujukan kepada orang-orang yang kita anggap merugikan kehidupan kita.

adahal kalau saja kita mau mencoba merubah mindset kita tentang hukum sebab akibat tersebut,pastinya mungkin ada yang namanya karma baik dan karma buruk,sesuai dengan apa yang kita yakini tentunya.

Dalam pelajaran praktek hidup beragama,kita sering merasa pantas dan layak meminta kepada Sang Pencipta bisa lantaran pemenuhan kewajiban kita untuk beribadah sudah terpenuhi.Tapi sebagai hamba kita sering lupa bahwa Tuhan sudah sangat Maha Memberi dan Maha Mengetahui apa yang kita butuhkan,lantas kenapa kita masih harus meminta,sementara yang sudah diberi masih banyak yang belum kita syukuri.

Disini penulis ingin berbagi tips kepada teman-teman untuk menjadi hamba yang taat dan elegant,hamba yang tak perlu meminta tapi terua diberi.

Yang pertama, kita harus membangun keyakinan yang kuat bahwa Tuhan itu sesuai dengan apa yang kita pikirkan,dan segala yang kita perbuat akan kembali kepada kita,baik ataupun buruk.

Kedua, raih KARMA BAIK lewat mendo’akan siapa saja orang-orang disekeliling kita yang nantinya otomatis orang lain akan lebih banyak lagi yang mendo’akan kita,sama halnya ketika kita memberi kesesama maka Tuhan pasti akan membalasnya,dan mendo’akan itu sendiri sebanarnya sedekah yang paling rahasia,tanpa modal,tapi efeknya cukup besar.

Ketiga, ketika kita memiliki sebuah keinginan, maka yakinilah bahwa dasar keinginan itu muncul karena Tuhan yang menginginkan dan tidak ada cara lain kecuali Tuhan jugalah yang mewujudkan.

Keempat, mulailah memikirkan nasib atau masalah orang-orang di sekeliling kita,dan berusaha minimal ikut memikirkan jalan keluarnya atas masalah-masalah tersebut,maka otomatis Tuhan akan memikirkan masalah kita,apa yang kita butuhkan dan apa yang perlu dicukupkan.

Intinya jika kita ingin menjadi hamba yang berkelas,maka berhentilah meminta atau berdo’a untuk diri sendiri,tapi mulailah untuk mendo’akan satu sama lain.
Salam cinta dan jangan lupa bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *