Terungkap! Inilah 5 Tanda Tubuh Berlebihan Mengisap Gula! Nomor 3 Paling Mengejutkan!

Semua yang manis-manis mulai dari minuman hingga makanan mengandung gula.

Memakan makanan yang manis memang dapat membuat suasana hati kita membaik.

Tapi, ada masalah kesehatan yang membayangi jika kita telah mengonsumsi gula dalam jumlah yang besar.

Nah, berikut adalah tanda yang diberikan oleh tubuh kita sebagai peringatan agar mengurangi konsumsi gula.

1. Nyeri otot dan sendi

Apakah Anda merasakan kesakitan pada sendi padahal hanya melakukan aktivitas harian seperti biasanya?

Jika iya, ini mungkin salah satu sinyal tubuh untuk memperingatkan Anda tentang proses peradangan yang terjadi di dalam.

Semakin banyak gula yang kita makan, semakin banyak produk akhir glikasi yang muncul.

Reaksi biokimia seperti itu pada akhirnya dapat menghasilkan radang sendi, katarak, penyakit jantung, memori yang buruk atau kulit yang keriput.

2. Mengalami puncak energi dan energi terendah

Glukosa bertanggung jawab atas pasokan energi di tubuh, itulah mengapa sangat penting untuk menjaga kadar gula dalam darah Anda pada tingkat yang tepat.

Ketika kita mengonsumsi gula, pankreas melepaskan insulin untuk membantu membawa glukosa ke sel-sel yang membuat kita berenergi.

Setelah siklus berakhir, kita merasakan tingkat penurunan energi karena tubuh menginginkan lebih banyak gula.

3. Kulit berjerawat kontsan

Makanan yang mengandung gula tambahan menyebabkan kadar insulin meningkat dan memulai proses glikasi, atau ikatan gula dengan molekul protein.

Begitu glukosa memasuki darah kita, ini akan meluncurkan serangkaian proses fisiologis rumit yang pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan dan masalah kulit.

Dorongan insulin ini akhirnya dapat meningkatkan aktivitas kelenjar minyak di kulit kita dan mengaktifkan proses inflamasi.

Coba kulit Anda bermasalah seperti berjerawat sedang kosmetik tidak menyembuhkannya, cobalah mengubah kebiasaan makan Anda.

Konsumsilah makanan dengan lebih sedikit gula.

4. Berat badan

Salah satu tanda yang jelas dari mengonsumsi gula secara berlebihan adalah bertambahnya berat badan.

Makanan ringan dan manisan biasanya terseimpan di bagian tengah tubuh kita.

Kadar gula yang tinggi meningkatkan produksi insulin yang menyebabkan pembentukan lemak di perut dan bukan di tempat lain.

5. Menginginkan makanan manis lainnya

Gula akan diproses sangat cepat membuat kita merasa lapar meskipun baru saja mengonsumsi makanan manis.

Bahkan, gula dikenal karena melepaskan dopamine, mirip dengan apa yang akan kita rasakan ketika menggunakan obat-obatan adiktif.

Otak melihat gula sebagai hadiah atau suguhan, semakin banyak gula yang kita makan, semakin banyak tubuh menginginkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *