Sebelum Meninggal , Kanak-kanak 11 Tahun Ini Mengucapkan ” Kata-kata Terakhir yang Sangat Memilukan ” Dan Buat Jutaan Netizen ” Menangis “…

Luca Pucella, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang sedang melawan penyakit langka mengatakan kepada orangtuanya bahwa dia “siap untuk masuk surga”, sebelum akhirnya ia meninggal secara tiba-tiba.

Kata-kata Luca yang memilukan itu dibacakan di pemakamannya, yang dilangsungkan di pemakamannya di Bridgend, Wales.

Sebelum Meninggal , Kanak-kanak 11 Tahun Ini Mengucapkan ” Kata-kata Terakhir yang Sangat Memilukan ” Dan Buat Jutaan Netizen ” Menangis “…

Dia dibaringkan untuk beristirahat selamanya dalam peti mati yang berlukiskan pelangi.

Sebelum Meninggal , Kanak-kanak 11 Tahun Ini Mengucapkan ” Kata-kata Terakhir yang Sangat Memilukan ” Dan Buat Jutaan Netizen ” Menangis “…

Polisi South Wales mengantar peti jenazahnya ke gereja, tempat perwakilan badan amal – termasuk Pastor Christmas, yang hadir sebagai duta besar Ty Hafan dan untuk mengucapkan selamat tinggal.

Luca meninggal bulan lalu setelah menderita kejang akibat sindroma ROHHAD, yang hanya menyerang 75 orang di dunia.

ROHHAD – yang merupakan asal kata dari obesitas yang terjadi cepat dengan disfungsi hipotiroid, hipoventilasi dan disregulasi otonom – menyebabkan Luca memiliki sejumlah masalah kesehatan termasuk gangguan pernapasan dan serangan jantung berulang kali.

Organ tubuh Luca disumbangkan dan menyelamatkan tiga nyawa, termasuk seorang anak lain, demikian laporan Wales Online.

Dalam sebuah penghormatan yang dibacakan oleh Pendeta Mike Komor di Gereja St Mary di Coity. Hari itu, kedua orangtuanya, Beth dan Angelo berkata, “Seperti banyak dari Anda yang tahu, Luca dibesarkan dalam iman Kristen, menghadiri gereja ini.”

“Dia memiliki keyakinan yang kuat dan telah menunjukkan dalam beberapa kesempatan selama beberapa bulan terakhir sesuai keinginannya, dan memang, ia sudah siap pergi ke surga. Inilah yang membuat kami tenang karena tahu bahwa Luca sekarang bebas dari perasaan trauma dan ketidakpastian serta berada dalam damai.

“Adalah tugas kita semua untuk membiarkan ia tetap hidup di dalam hati dan pikiran kita dan yang lebih penting lagi dalam perbuatan baik kita.”

Kepribadian Luca dan keterlibatannya dengan banyak badan amal serta dengan para petugas kesehatan profesional, menandakan ia cukup dikenal baik di seluruh kota asalnya di Bridgend.

Sebelum Meninggal , Kanak-kanak 11 Tahun Ini Mengucapkan ” Kata-kata Terakhir yang Sangat Memilukan ” Dan Buat Jutaan Netizen ” Menangis “…

Mike Komor mengatakan bahwa dukungan dan kasih sayang yang ditunjukkan oleh masyarakat telah membantu keluarga Luca mengatasi kehilangan mereka dan atas nama mereka, ia mengucapkan terima kasih kepada tim petugas kesehatan profesional yang telah mendukung mereka dan Luca sepanjang hidupnya.

Komor mengatakan: “Secara khusus mereka ingin mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit Heath dan Rumah Sakit Anak Noah』s Ark, dan khususnya Dr. Doull dan timnya, termasuk Janet, perawat spesialis. Rumah Princess Wales, khususnya Dr. Hildebrant dan timnya di sana, semua petugas paramedis dan ambulans yang terhubung dengan rumah sakit. Ty Hafan, Sekolah Y Bont, Sekolah Maes yr Haul, Sekolah Headlands, tim layanan sosial dan pendidikan, tim layanan sosial, Ceri pengasuh Luca, tim perawat masyarakat, Badan Amal Make a Wish, Air Ambulance, dan semua teman-teman mereka.”

Sebelum Meninggal , Kanak-kanak 11 Tahun Ini Mengucapkan ” Kata-kata Terakhir yang Sangat Memilukan ” Dan Buat Jutaan Netizen ” Menangis “…

“Dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, keinginan yang kuat, dan selera humor yang jahil, dan oleh karena itu sangat tepat bahwa kita menggunakan kesempatan ini untuk merayakan hidupnya, segala sesuatu yang membuatnya istimewa, dan segala hal tentang Luca yang membuatnya menjadi seseorang yang baik seperti yang kita kenal,” lanjutnya.

Dalam penghormatan mereka kepada Luca, Beth dan Angelo terkenang ketika, meski sangat sedih mendengar diagnosisnya beberapa waktu sebelum hari ulang tahunnya yang ketiga, mereka bersumpah untuk “tidak membiarkan kondisimu mengubah hidup kita”.

“Selalu menjadi pusat perhatian, kau mengisi setiap kesempatan dan kami semua ditinggalkan dengan kenangan indah yang tak terhitung jumlahnya.”

“Kau sangat suka berbagi, Luca.”

“Kami selalu mengatakan kepadamu bahwa kau istimewa dan cintamu pasti bersinar dari pori-porimu dan diungkapkan dengan berbagai cara, dengan cintamu untuk memeluk semua orang, membelai setiap anjing yang kami lewati, dan berhenti untuk berbicara dengan setiap orang yang tidak memiliki tempat tinggal – Kau benar-benar seorang manusia yang baik.”

“Selain ingin membantu orang lain sampai akhir hayat, Luca menjalani hidup seperti seharusnya menjalani hidup.”

“Hidup adalah hadiah – tolong hormati kenangan Luca dan nikmati setiap saat seperti yang Luca lakukan.”

Sebelum Meninggal , Kanak-kanak 11 Tahun Ini Mengucapkan ” Kata-kata Terakhir yang Sangat Memilukan ” Dan Buat Jutaan Netizen ” Menangis “…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *