Pasukan Penyelamat Berfikiran Lelaki yang Berada di Saluran Air Itu Adalah Mangsa Pembunuhan, tetapi Apa Yang Berlaku sebaliknya Sangat Mengejutkan Mereka…..!

Menemui mayat setiap hari bukanlah sesuatu yang mengejutkan banyak orang di Philipina terutama setelah perang Rodrigo Duterte melawan para pengedar obat-obatan dan arak diperketatkan.

Itulah sebabnya ketika seorang lelaki terlihat pengsan di sebuah saluran air, semua orang berkira-kira dia sudah mati dan tidak ada yang mahu mendekatinya.

Warga setempat memberi tahu pihak berwajib dan polis, yang langsung mendatangi “lokasi kejadian”, hanya untuk menemukan seorang lelaki mabuk yang pengsan di saluran.

Tidak semua orang, tapi kebanyakan dari kita memiliki “cerita mabuk” yang sangat memalukan, tapi tidak ada yang selucu seperti ini.

Sungguh menggelikan hari bahwa cerita pemabuk ini patut diberitakan dan tular! Sekilas, lelaki itu tampak seolah-olah dia dilemparkan ke saluran setelah dia dibunuh, tapi sebenarnya dia sangat bersenang-senang malam sebelumnya.

Pihak berwajub beranggapan bahwa dia mabuk berat dan mungkin jatuh ke saluran sebelum benar-benar kehilangan kesadaran.

Pasukan Penyelamat Berfikiran Lelaki yang Berada di Saluran Air Itu Adalah Mangsa Pembunuhan, tetapi Apa Yang Berlaku sebaliknya Sangat Mengejutkan Mereka…..!

Ia menemukan air yang keruh dan penuh sampah tempat terbaik untuk bermalam. Pasukan penyelamat agak sukar untuk menariknya saat ia berada di dalam saluran dan cukup berat.

Dan foto ini telah dikongsi oleh Facebook : Ronald “Bato” Dela Rosa Suporter Solid kini telah di”share”kan sebanyak 23.000 kali , 4.600 komen, dan 4.200 orang menyukainya.

Pria itu mungkin akan menjauhkan diri dari alkohol untuk sementara waktu. Mungkin….

Pasukan Penyelamat Berfikiran Lelaki yang Berada di Saluran Air Itu Adalah Mangsa Pembunuhan, tetapi Apa Yang Berlaku sebaliknya Sangat Mengejutkan Mereka…..!

Pasukan Penyelamat Berfikiran Lelaki yang Berada di Saluran Air Itu Adalah Mangsa Pembunuhan, tetapi Apa Yang Berlaku sebaliknya Sangat Mengejutkan Mereka…..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *