Empat Hal Yang Ditanyakan Allah Saat Kiamat, Siapkah Kamu Menjawab 4 Pertanyaan Ini?

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan bergeser kaki seorang manusia dari sisi Allah pada hari kiamat (nanti), sampai dia ditanya tentang empat (perkara): tentang umurnya, untuk apa dihabiskan?. Tentang masa mudanya, untuk apa digunakan? Hartanya, dari mana diperoleh dan kemana dibelanjakan? Ilmunya, bagaimana dia amalkan ilmunya?” (HR. Tirmidzi: 2416)

berikut ini penjelasan dari keempat pertanyaan dalam hadis tersebut.

1. Umur

Umur sama saja seperti waktu yang Allah berikan kepada kita di dunia. Dalam Alquran Allah bersumpah dengan waktu: “Demi masa.”

Kelak kita akan ditanya apa saja yang kita lakukan selama​ di dunia sepanjang umur yang Allah berikan.

2. Ilmu

Orang muslim diperintahkan Allah dan rasul-Nya untuk menuntut ilmu.

Allah berfirman: “Apakah sama orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?” ( Az-Zumar : 9). Walau berbentuk pertanyaan, namun ayat tersebut mengandung perintah tersirat untuk menuntut ilmu. Bahkan menuntut ilmu hukumnya adalah wajib (ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat).

Kemudian ilmu yang sudah dipelajari wajib diamalkan menurut syariat Islam. Karena sebanyak apapun ilmu takkan berarti apapun, kecuali jika manusia itu mengamalkannya. Rasulullah bersabda: “Beramallah kamu (dengan ilmu yang ada) karena tiap orang dimudahkan menurut apa yang Allah ciptakan atasnya.” (HR Muslim)

3. Harta

Rasulullah bersabda: “Bagi tiap umat itu fitnah, dan sesungguhnya fitnah umatku adalah harta.” (HR Tirmizi dan Hakim).

Harta yang kita miliki pada hakikatnya adalah titipan Allah. Kelak kita akan ditanya dari mana harta diperoleh dan untuk apa harta tersebut dihabiskan?

4. Badan

Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna yang dibekali dengan kesempurnaan susunan tubuh serta akal pikiran. Oleh karena itu, manusia dijadikan sebagai khalifah di bumi. Kesempurnaan yang​ Allah berikan kepada manusia, kelak akan ditanyakan untuk apa badannya digunakan selama hidup di dunia.

Semoga kita termasuk golongan manusia yang bisa memanfaatkan kesempatan hidup di dunia ini dengan menanam kebaikan serta beramal shaleh demi kehidupan yang abadi di akhirat nanti. Aamiin

Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *