Akibat tergoda pelakor, pria ini tewas ditangan anaknya yang masih remaja

Keretakan hubungan rumah tangga tidak hanya membuat pasangan suami istri sering dipicu oleh hadirnya orang ketiga. Keretakan dalam rumah tangga dapat memunculkan psikologi anak yang tak sehat.

Biasanya anaklah yang paling menderita karena harus menghadapi perpisahan dengan kedua orangtuanya. Belum lagi mereka harus membawa masalah berat yang tidak sesuai usianya.

Anak-anak korban perceraian seringkali sikapnya berubah drastis. Mereka cenderung depresi dan terganggu lantaran kurang kasih sayang. Tidak sedikit pula yang mengalami masalah pada kesehatan mentalnya.

Selain itu anak-anak korban perceraian sering menghadapi ejekan dari lingkungan sekitarnya seperti yang dialami oleh remaja laki-laki berusia 17 tahun di Malaysia. Dilansir dari Viral 4 Real, Selasa (23/1/2018), remaja tersebut terlibat perdebatan sengit dengan sang ayah setelah ia mengetahui ibunya dikhianati demi seorang perempuan lain.

Tentu saja remaja tersebut marah dan kecewa setelah ia mengetahui ayahnya yang berusia 45 tahun berselingkuh. Awalnya, sang ayah dan remaja itu bertengkar di kamar tidur lantai atas di rumah mereka di Taman Nusa Bestari, Johor, Malaysia.

Perdebatan pun semakin panas dan remaja itu semakin emosi. Dalam kondisi emosi yang tersulut, ia tega menusuk ayahnya sendiri menggunakan pisau dapur. Meski telah mengalami luka tusuk, sang ayah masih hidup dan berhasil turun ke ruang tamu.

Ketika polisi datang, pria malang itu tewas karena kehabisan darah. Jenazahnya ditemukan tewas setelah ia berhasil turun ke ruang tamu meski menderita luka tusuk. Setelah penyelidikan awal dilakukan, remaja dan sang ibu ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Kami percaya si ibu juga terlibat dalam kasus pembunuhan ini,” jelas Kapolsek Iskandar Puteri, Asisten Komisaris Noor Hashim Mohamad.

Kasus itu kini telah ditangani pihak kepolisian. Sang ibu dan remaja terancam terkena pasal 302 KUHP atas tuduhan pembunuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *