5 Anggota Brimob Tewas, Para Syuhada Nyatakan Siap Jatuh Syahid Lawan Brimob

Situasi tegang tengah terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, malam hingga dini hari ini, Rabu (9/5). Di samping itu juga beredar sebuah video yang menggambarkan situasi di dalam markas pasukan elite Polri tersebut.

Video tersebut berasal dari penggalan sebuah cerita pribadi milik pengguna Instagram dengan nama sem_maliik87 yang disiarkan secara langsung.

Dalam penggalan video tersebut, tampak sejumlah orang yang tengah berada di dalam sebuah ruangan. Salah seorang di antara mereka, melontarkan kalimat imbauan.

“Seranglah para toghut. Bunuhlah mereka yang kalian jumpai di tengah jalan, dimana pun siapa pun seranglah umatku. Karena kita akan mati di sini. Kita akan mati syahid seperti syuhada,” ujar pria yang mengenakan kaos dalam dengan luka di lengan kirinya.

Imbauan tersebut antas dijawab oleh sejumlah pria yang mengelilinginya. “Allahuakbar. Hasbunallah wanimal wakil,” tutur mereka serentak.

Terdengar pula suara seorang pria yang tengah merekam langsung kejadian tersebut. Dia menceritakan tentang situasi yang tengah dialami.

“Saudara kita di depan banyak juga yang terluka-luka, tidak bisa dibawa ke rumah sakit dikarenakan kami terkepung tidak bisa keluar, kami tidak bisa mengakses jalan untuk keluar,” jelasnya.

Pria yang diduga merupakan terpida teroris itu pun menyorotkan arah kameranya kepada seseorang pria lain yang tengah tergeletak. Beberapa di antara mereka seperti memasangkan perban di area bagian dada pria tersebut.

“Ya ini nampak saudara kita yang tertembak di bagian dada, yang tertembus di bagian belakang,” kata pria pemegang handphone itu.

Napi Teroris Live Streaming dari Rutan Brimob, Tampilkan Dua Orang Tertembak

Diedarkan di sosial media melalui akun facebook Al Muhajjir dan akun Go Live sem_maliik87, sejumlah foto dan video yang terjadi di dalam penjara pun dapat diakses masyarakat luas.

Salah satu video yang diposting di IG berdurasi 1.13 menit, menampilkan sosok seorang pria diperban karena tertembak di lengan tengah berorasi dengan berapi-api dari dalam ruang penjara, kemudian juga tampak seorang napi yang diperban di bagian dada, disebutkan ada dua tembakan yang bersarang di dada.

Lain lagi akun Al Muhajjir di facebook, dia membuat status sejak jam 10 malam berisikan ajakan kepada kelompoknya untuk mendoakan rekan-rekannya di dalam penjara yang tengah bentrok dengan Brimob.

Status lain, berisikan video sejumlah narapidana di dalam penjara tengah melakukan baiat kepada pemimpin ISIS Abu Bakar Al Bhagdadi, yang dikabarkan sudah tewas pada Juli 2017 lalu.

Selanjutnya, status Al Muhajjir juga menampilkan sejumlah senjata api yang diklaimnya berhasil direbut napi teroris dari pihak kepolisian. Dia juga menyebut satu napi tewas meninggal dunia karena kehabisan darah, dan sejumlah anggota Brimob mengalami luka tembak.

Karo Penmas Div Humas Mabes Polri Brigjen M Iqbal di Mako Brimob, Depok, Rabu 9 Mei 2018 mengimbau masyarakat tidak terhasut informasi terkait kerusuhan tersebut yang beredar di media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Tidak terhasut informasi yang ada di media sosial yang beredar,” kata Brigjen M Iqbal

Dia juga meminta masyarakat tidak memercayai informasi yang beredar di sosial media.

“Foto dan informasi yang beredar di media sosial jangan dipercaya. Mari kita saring dulu sebelum memvonis bahwa itu benar,” lanjutnya.

Dia menegaskan, polisi saat ini masih menyelidiki insiden itu. Polri juga belum bisa menjelaskan secara detail insiden yang terjadi pada Selasa (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB itu. Namun ada sejumlah petugas yang terluka akibat kerusuhan.

6 Orang Tewas di Rusuh Mako Brimob: 5 Polisi, 1 Teroris

Enam orang tewas akibat kerusuhan di Mako Brimob, Depok. Korban terdiri atas lima polisi dan seorang tahanan.

“Kami sampaikan bahwa insiden ini memakan korban jiwa, ada lima rekan kami gugur,” kata Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal kepada wartawan di depan Mako Brimob, Rabu (9/5/2018).

Selain lima orang polisi yang tewas, ada satu orang tahanan yang meninggal. Polisi menegaskan sudah mengamankan situasi.

“Satu orang tewas mengancam petugas dan mengambil senjata,” ujar Iqbal.

Berikut ini identitas lima polisi yang gugur dan satu tahanan yang tewas berdasarkan data yang diterima detikcom:

Polisi

1. Bripda Syukron Fadhli
2. Ipda Yudi Rospuji
3. Briptu Fandy
4. Bripka Denny
5. Bripda Wahyu Catur Pamungkas

Tahanan

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu, napi teroris Pekanbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *